Minggu, 05 Maret 2017

New Mom Part2

Setelah pulang Nada tidak mau menyusu pada Saya, maunya nanya dot. Setiap di susui ngamuk, nangis, menolak ASI Saya. Saya cari-cari info kenapa seperti itu, googling, tanya teman dsb. dan disitu Saya tau kalau Nada mengalami bingung puting.


Saya stop penggunaan dot dan diganti mengunakan sendok, walau lebih lama, lebih ribet tapi demi Nada mau kembali menyusu ke ASI Saya dan demi ASI Saya terus bertambah banyak dan Nada stop Sufor.


Begini pola yang Saya buat, ketika Nada haus Saya sodorkan ASI terus terus terus Saya paksa, ketika dia haus otomatis akan disedot juga ASI Saya (suka/tidak suka) setelah dirasa ASI saya sudah kosong dan mulai seret, Nada masih terlihat haus baru diberi sufor. Yang memberi sufor tentu bukan Saya tapi Ambunya (neneknya) atau Ayahnya. Saya bekerjasama dengan keluarga untuk perjuangan ASI ESKLUSIF ini, Saya hanya memberikan ASI dan yang menyuapi sufor Ambunya atau Ayahnya. Alasannya? Sebenarnya tidak ada alasan medis hanya Saya merasa Saya punya ASI, sangat sedih, kecewa ketika Saya harus memberikan sufor itu langsung pada anak Saya dan anak Sayapun pasti merasakan hal yang sama. Sedih,kecewa Ibu nya yang bisa memberikan ASI malah memberi Sufor langsung padanya.

Idealisme Saya mengatakan bahwa Saya harus memberikan ASI ESKLUSIF untuk anak Saya, Nada anak Ibu bukan anak sapi (maaf sapi.. peace hehe), batin Saya terus menolak ketika melihat Nada diberi Sufor.


Be continue...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar